Mustahil Kalahkan Barca ? United Ahlinya Runtuhkan Kemustahilan !

Manchester United tidak lama lagi akan menghadapi ujian yang sangat berat dimana mereka akan dipertemukan dengan raksasa Spanyol, Barcelona pada kompetisi Liga Champions. Banyak roang yang mengatakan tugas ini adalah tugas mustahil bagi United.

Dilihat diatas kertas, Barcelona memang lebih unggul jika dibandingkan dengan skuat United. Belum lagi Barcelona sudah sangat paham tentang Liga Champions sehingga permainan yang disuguhkan lebih stabil dan konsisten, jangan lupakan juga Lionel Messi yang digadang-gadang sebagai pemain terbaik didunia.

Messi saja sudah dianggap sebagai jurang pemisah antara Barcelona dengan United. Namun kita juga tidak bisa meremehkan United yang sedang berada dalam bentuk terbaiknya dibawah kepemimpinan Ole Gunnar Solskjaer.

Meski posisi United tidak diuntungkan, namun Juan Mata memiliki pandangan yang berbeda.

Jika kita mengulik sedikit perjalanan United di Liga Champions musim ini bisa dibilang penuh dengan keajaiban, sebut saja kemenangan atas PSG yang cukup mengejutkan banyak pihak.

Melihat pengalaman mereka saat mengalahkan PSG kemarin, bisa dibilang kondisinya mirip dengan kondisi mereka saat ini.

“Saat itu saya tidak berada di Paris, kemenangan di Paris terasa sangat mustahil bukan ? Tapi kemenangan itu adalah kemenangan yang sangat bersejarah bagi kami,” buka Mata seperti dilansir Marca.

“Kami sempat tertinggal di leg pertama, tapi kami berhasil membalikkan keadaannya.”

“Saya yakin pengalaman para pemain muda di Paris ditambah dengan kekompakan kami di klub membuat kami menjadi tim yang kuat. Kami akan mengerahkan seluruh kemampuan kami dengan jersey merah United, kami tidak akan menyerah meski berhadapan dengan Barcelona sekalipun.”

 

Ter Stegen Jadi Prisai Tangguh Barcelona

Barcelona harus meraih hasil imbang ketika bertamu ke markas Athletic Bilbao. Bahkan pertandingan tersebut harus ditutup dengan skor 0 – 0.

Ya, tidak dapat dipungkiri, Barcelona memang terlihat kesulitan dalam laga tersebut. Kran gol yang sebelumnya mengalir dengan lancar harus tersumbat pada pertandingan tersebut. Beruntungnya mereka tidak sampai kalah ketika melawan Bilbao.

Sebenarnya tim tuan rumah berhasil menggempur pertahanan tim tamu, bahkan jumlah tembakan yang dilesatkan Bilbao jauh lebih banyak ketimbang Barcelona, yakni 13 : 10. Sedangkan untuk tembakan on target, Bilbao unggul dengan perbandingan 5 : 2.

Lima tembakan on target tersebut dilesatkan oleh Raul Garcia ( 2 ), Inaki Williams ( 2 ) serta Markel Susaeta. Namun Ter Stegen yang berada dibawah mistar gawang Barcelona mampu mementahkan semua peluang tersebut. Berkat penyelamatannya tersebut, Ter Stegen menjadi man of the match pada pertandingan tersebut.

Dengan hasil tersebut, ini berarti Stegen sudah berhasil melakukan  30 penyelamatan dari 34 tembakan tepat sasaran terakhir bersama klubnya, Barcelona.

Dari 34 tembakan on target, Stegen juga hanya kebobolan empat kali. Sayangnya perisai utama Barcelona tidak bisa membawa kemenangan, seharusnya Barcelona bisa menang jika lini depan sama tajamnya dengan lini pertahanan, sayangnya semua tendangan on target Barcelona pada pertandingan tersebut masih belum bisa membuahkan gol.

Sebagai tambahn informasi, dua tembakan on target Barcelona dilesatkan oleh Lionel Messi dan juga Dembele. Tidak sedikit juga kritikus sepakbola yang mengatakan hasil seri ini merupakan sebuah keberuntungan bagi klub sebesar Barcelona.