Berikut Alasan Ajax Dapat Juara Liga Champions Musim ini

Klub besar asal Belanda Ajax Amsterdam yang sukses masuk dalam semifinal Liga Champions musim ini. Pertama kali masuk sejak tahun 1997 itu semua berkat kerja keras dimana mampu mengalahkan tim besar seperti Real Madrid dan Juventus dan sementara itu lawan hadapannya di semifinal klub inggris Tottenham Hotspur. Meski status mereka diragukan tetapi dengan melihat hasil terakhir dan kualitas pemain Ajax nampaknya dapat melaju dan menjadi juara Liga Champions musim ini. Berikut alasan kuat yang dapat dipertimbangkan dan dapat memperoleh hasil yang bagus musim ini.

1. Gaya Permainan Yang Solid
Ajax yang memainkan laga liga champions nampaknya harus diberanikan kembali saat mereka mempermalukan raksasa Spanyol Real Madrid dan raksasa Italia Juventus. Ajax yang menerapkan permainan terbuka dan tenang itu berhasil dan membuat mereka menjadi tim yang solid dalam menyerang maupun bertahan itu hal membuat para pemain dalam peforma terbaik pada musim ini dan itu menjadikan modal bagus untuk kepercayaan mental mereka menjadi juara.

2. Punya Pengalaman Sebelumnya
Pernah kalah di partai final pada tahun 2017 saat bertemu Manchester United. dimana kekalahn mereka akan menjadi pembelajaran baru dan itu terbukti sekarang mereka belajar dari kesalahan dan terus menambah kekuatan skuat untuk bisa mencapai partai final pada musim ini dan target menjadi juara Liga Champions. Jadi ini akan menjadi tugas pelatih dalam mempersiapkan semua dengan kebaikan tim dan para fans Ajax.

3. Lawan Semifinal Cukup Mudah
Dimana leg pertama akan bermain di markas Tottenham tapi pihak mereka sedang dalam krisis pemain karena Harry Kane Cedera dengankan Son Heung Min mendapatkan akumulasi kartu dan para pemain seperti Sissoko dan Eric Dier masih ragu untuk dimainkan pada Leg pertama. Jadi ini keuntungan untuk Ajax dimana para pemain inti dalam peforma terbaik dan siap untuk mengerahkan semua kekuatan demi bisa memperoleh hasil yang bagus.

Real Madrid Ingin Barter Gareth Bale Dengan Paul Pogba?

Klub yang pernah mendapatkan Trofi Liga Champions tiga kali secara beruntun, Real Madrid dikabarkan sangat jatuh cinta dengan salah satu pemain dari Manchester United, Paul Pogba bahkan sangking cintanya kepada pemain ini Los Blancos dikabarkan ingin membarter Pogba dengan Gareth Bale dan di tambah uang sebagai mahar.

Pogba yang mendapatkan julukan sebagai Gelandang Terbaik Di Dunia juga mengaku bahwa dirinya sangat suka dengan tim Real Madrid bahkan dirinya sendiri di kabarkan ingin bermain dengan klub itu suatu saat nanti. Rumor tersebut sendiri semakin lama semakin menjadi saat pelatih dari Santiago Bernabue, Zinedine Zidane mengatakan bahwa dirinya juga suka dengan pemain yang berasal dari Prancis ini bhakan Zidane juga mengatakan ingin mendatangkan pemain ini sebagai gelandang mereka.

Namun untuk mendapatkan pemain ini bukan lah perkara yang mudah karena Madrid sendiri harus mengeluarkan dana yang banyak dan juga dna di tambah lagi United tidak bakalan mudah untuk melepaskan pemain mereka.

Dalam kandang United sendiri Pogba merupakan anak emas mereka dan di tambah lagi bawha pogba juga adalah pemain terbaik yang di miliki setan merah saat ini. Sehingga mereka tidak akan melepaskan pemain ini.

Untuk mencegah Pogba pergi dari Old Trafford, Setan Merah dikabarkan memberih label kepada pemain ini sehargan 130 Juta Pounds dan Real Madrid sendiri masih pusing untuk mendapatkan dana sebanyak itu agar pemain ini bisa datang ke klub mereka

Real Madrid Menurunkan Harga Gareth Bale Untuk Setan Merah

Baru-baru ini Manchester United harus berbahagia karena mereka sendiri ingin mendatangkan Gareth Bale untuk penjualan pemain ini sendiri Real Madrid di kabarkan akan memberikan harga yang sangat terjangkau pada transfer musim panas ini.

Pada musim ini Bale sendiri dikabarkan sangat tertekan bermain di Los Blancos yang dimana dirinya di anggap bermain dengan sangat buruk dan bukan hanya itu saja para pendukung dari Madrid juga di kabarkan tidak suka dengan cara bermain dari penyerang ini karena di anggap tidak bisa memberikan yang terbaik. tentu hal ini sendiri membuat Bale tidak betah bertahan lama di Madrid.

Salah satu tim yang bisa membeli Bale adalah Manchester United karena seperti yang kita ketahui sendiri bawha setan merah sendiri memiliki keuangan yang lebih baik dari berbagai tim besar . Setan Merah sendiri juga dikabarkan tertarik dengan pemain ini sejak dirinya masih bermain dengan Totthenham Hotspur.

United baru-baru ini tambah semangat dalam pembelian pemain asal Wales ini karena seperti yang kita ketahui sendiri bawha Madrid baru-baru ini di kabarkan akan melepaskan pemain ini dengan harga yang murah dan juga akan memberikan diskon yang besar untuk tim yang ingin membeli pemain ini.

Saat Madrid ingin menjual pemain ini, Mereka sendiri telah memberikan patokan harga sebesar 100 Juta Euro namun karena sang pemain di anggap terlalu mahal maka Los Blancos di kabarkan akan menrunkan harga dari pemain ini menjadi 60 Juta Euro saja.

Stiker Murni No. 9 Untuk Madrid

Real Madrid akan aktif dalam bursa transfer musim panas nanti dikarenakan mereka mempunyai tujuan baru yaitu menyewa jasa seorang striker baru. Madrid telah melalui satu dasawarsa tanpa kehadiran seorang striker murni bernomor 9.

Keputusan ini dibuat setelah melihat performa skuat Madrid yang sangat buruk ketika berhadapan dengan lawan. Sejak hengkangnya Cristiano Ronaldo membuat Madrid sukar untuk menorehkan banyak gol pada musim ini, yang mengakibatkan mererka mengakhiri musim ini tanpa trofi.

Terakhir kali Madrid memboyong penyerang no.9 di tahun 2009 silam kala itu pemain yang diboyong adalah Karim Benzema yang merumput di Santiago Bernabeu dan berasal dari Lyon.

Kala itu, Real Madrid sempat  meminjam Javier Hernandez dan Emmanuel Adebayor, tetapi kedua pemain tersebut tidak disuguhkan kontrak permain oleh Real Madrid.

Sebenearnya, Los Blancos sempat memboyong Alvaro Morata dan Mariano Diaz, Namun kedua pemain tersebut bukanlah pemain baru. Keduanya dibeli dengan perjanjian buy-back yang tertera di kontrak ketika mereka hengkang dari Madrid.

Untuk saat ini, El Real masih yakin dengan  Vinicius Junior, Karim Benzema,  dan Marco Asensio dalam hal membobol gawang lawan, Namun, mereka bertiga bukanlah para pencetak gol yang mematikan, termasuk Benzema.

Madrid dirumorkan sedang ingin memburu Eden Hazard dari Chelsea pada musim depan nanti. Kehadiran Hazard diyakini dapat meningkatkan kemampuan Madrid, namun Hazard sendiri tidak termasuk striker no.9.

Oleh karena itu, rumornya Madrid masih akan memburu striker murni. Hingga kini terdapat dua kandidat yang dibicarakan yaitu Mauro Icardi dari Inter Milan dan juga Luka Jovic dari Eintracht Frankfurt .

Modric: Madrid Akan Kembali Bangkit Dari Keterpurukan

Tidak hanya satu kali, Madrid harus bertekuk lutut sebanyak dua kali secara beruntun ketika berhadapan dengan Barcelona. Kekalahan tersebut menjadi pukulan yang amat pahit bagi Madrid, pasalnya El Clasico merupakan laga sarat gengsi dimana yang menang akan menjadi sorotan publik dan yang kalah akan merasa sangat terhina.

Dalam lima pertandingan terakhir mereka, Madrid harus menelan kekalahan, dua atas Barcelona dan satu kekalahan atas Girona. Meski begitu, Luka Modric mengatakan bahwa timnya memiliki kemampuan untuk kembali bangkit dan membuktikan kualitasnya.

Yang membuatnya menarik adalah, kekalaha yang ditelan oleh Madrid merupakan kekalahan dalam laga kandang dimana seharusnya Madrid yang lebih diuntungkan karena bermain di “rumah” sendiri.

Modric menjelaskan bahwa ini bukan kali pertamanya Madrid mengalami pekan yang buruk. Modric juga mengatakan bahwa ia dan timnya sudah pernah diremehkan dan dianggap sudah mati. Namun Madrid selalu mampu untuk kembali bangkit dari kematiannya.

“Selalu ad apembicaraan yang mengatakan kami sudah mati. Kami tidak akan mengelak karena saat ini kami memang sedang terpuruk. Tetapi kami selalu mampu untuk kembali bangkit, sesulit apapun itu.”

“Di tahun 2015, kami gagal meraih semua gelar, tapi kami tahu apa yang harus kami lakukan dan kami berhasil bangkit. Kami terus berjuang untuk keluar dari keterpurukan.”

Meski mengalami kekalahan pahit, Modric mengaku dirinya dan rekan-rekannya sudah siap untuk merebut trofi Liga Champions.

“Masih ada trofi Liga Champions dan kami harus bisa memenangkannya. Besok kami akan berhadapan dengan Ajax, mereka punya banyak pemain muda dan sangat ambisius. Pertandingan ini merupakan kunci dan kami haus untuk meraih kemenangan,” tutup Modric.