Situasi Icardi Di Inter Saat Ini Sangat Memprihatinkan

Situasi yang dihadapi Mauro Icardi di Inter Milan sedang dalam kondisi yang cukup memprihatinkan. Pasalnya ban kapten yang biasa ia kenakan harus dicopot. Ini berarti sosok Icardi sudah bukan lagi pemimpin skuat Inter. Bahkan ia juga tidak bermain ketika Inter berhadapan dengan Rapid Vienna.

Icardi sendiri masih memiliki kontrak bermain di Inter hingga tahun 2021, namun ada begitu banyak penawaran dari tim besar, karena hal inilah Inter mencoba untuk memagari sang pemain, awal mula perseteruan antara Inter dengan Wanda Nara ( istri sekaligus agen Icardi ).

Seperti yang kita tahu, komentar yang keluar dari mulut Wanda memang kerap berubah-ubah. Awalnya ia pernah berkata bahwa Icardi akan menandatangani kontrak barunya dengan Inter, namun sepekan kemudian, Wanda justru mengeluarkan statement yang berbeda.

“Ada perang kecil antara Inter dengan Wanda. Perseteruan mereka kerap muncul di media belakangan ini. Icardi sudah menjadi seorang kapten yang luar biasa di Inter. Tapi dalam situasi ini, tentu ia akan memihak istrinya, icardi hanya menjadi korban disini,” ungkap Dietl selaku Area Manager Transfermarket.

Mario Sconcerti selaku jurnalis yang sudah lama bekerja di Inter juga membocorkan perihal masalah ini. Ia mengatakan bahwa Giuseppe Marotta harus sampai turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

“Saat ini situasinya sangat tidak jelas, ada perpecahan antara pihak Icardi dengan Inter, Wanda terus memancing permasalahan baru. Situasi ini hampir menyentuh titik jenuh dari keduabelah pihak.”

“Marotta harus turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini. Agen Icardi sudah memecah belah Inter dan ini sangat berbahaya.”

Solskjaer: Wasit Tidak Adil !

Akhirnya Manchester United menelan kekalahan pertama semenjak dilatih oleh Ole Gunnar Solskjaer. Mereka harus menelan kekalahan pahit saat berhadapan dengan PSG di kompetisi Liga Champions. Pada laga tersebut, Solskjaer juga mengutarakan keluh kesahnya terhadap performa wasit disepanjang pertandingan tersebut.

Bermain di kandang, United justru harus kalah tanpa balas, dimana mereka kejebolan dua gol tanpa mampu membalas satu gol-pun. Tidak sampai disitu saja, Paul Pogba sang mega bintang United juga dihadiahkan kartu merah oleh wasit. Dirinya dianggap melakukan kontak fisik yang fatal terhadap pemain PSG.

Sayangnya keputusan wasit tersebut dianggap tidak adil. Solskjaer bahkan buka suara terkait hal ini. Menurutnya pemain PSG justru lebih banyak melakukan pelanggaran yang fatal, terutama Kimpempe.

“Seharusnya Kimpempe yang harus diusir keluar, mereka sangat beruntung,” buka Solskjaer kepada MUTV.

“Kalian bisa lihat bagaimana ia menjatuhkan Rashford ke tanah di babak kedua, tapi apa yang dilakukan wasit ? Tidak ada !”

“Saya pikir tidak ada gunanya lagi membicarakan itu sekarang, semua sudah berlalu dan sudah tidak penting lagi.”

“Saya kecewa Pogba tidak bisa dimainkan pada babak kedua. Ia adalah pemain yang hebat. Ia bahkan dijaga oleh tiga pemain dan masih bisa mengatasinya. Ini membuktikan betapa baiknya kualitas Pogba. Kehilangan dia menjadi hantaman keras bagi kami.”

United akan berhadapan dengan Chelsea pada hari Selasa 19/2 dalam pertandingan lanjutan FA Cup.

Ter Stegen Jadi Prisai Tangguh Barcelona

Barcelona harus meraih hasil imbang ketika bertamu ke markas Athletic Bilbao. Bahkan pertandingan tersebut harus ditutup dengan skor 0 – 0.

Ya, tidak dapat dipungkiri, Barcelona memang terlihat kesulitan dalam laga tersebut. Kran gol yang sebelumnya mengalir dengan lancar harus tersumbat pada pertandingan tersebut. Beruntungnya mereka tidak sampai kalah ketika melawan Bilbao.

Sebenarnya tim tuan rumah berhasil menggempur pertahanan tim tamu, bahkan jumlah tembakan yang dilesatkan Bilbao jauh lebih banyak ketimbang Barcelona, yakni 13 : 10. Sedangkan untuk tembakan on target, Bilbao unggul dengan perbandingan 5 : 2.

Lima tembakan on target tersebut dilesatkan oleh Raul Garcia ( 2 ), Inaki Williams ( 2 ) serta Markel Susaeta. Namun Ter Stegen yang berada dibawah mistar gawang Barcelona mampu mementahkan semua peluang tersebut. Berkat penyelamatannya tersebut, Ter Stegen menjadi man of the match pada pertandingan tersebut.

Dengan hasil tersebut, ini berarti Stegen sudah berhasil melakukanĀ  30 penyelamatan dari 34 tembakan tepat sasaran terakhir bersama klubnya, Barcelona.

Dari 34 tembakan on target, Stegen juga hanya kebobolan empat kali. Sayangnya perisai utama Barcelona tidak bisa membawa kemenangan, seharusnya Barcelona bisa menang jika lini depan sama tajamnya dengan lini pertahanan, sayangnya semua tendangan on target Barcelona pada pertandingan tersebut masih belum bisa membuahkan gol.

Sebagai tambahn informasi, dua tembakan on target Barcelona dilesatkan oleh Lionel Messi dan juga Dembele. Tidak sedikit juga kritikus sepakbola yang mengatakan hasil seri ini merupakan sebuah keberuntungan bagi klub sebesar Barcelona.

Simeone: Modric Masih Jadi Pemain Terbaik Madrid

Atletico Madrid akan berhadapan dengan Real Madrid pada pekan ke-23 La Liga. Diego Simeone selaku pelatih Atletico Madrid membeberkan siapa pemain Real Madrid yang paling ia takuti dan harus diwaspadai nanti.

Karim Benzema dan Vinicius Junior memang tampil impresif belakangan ini. Namun sosok yang paling diwaspadai Simeone bukanlah mereka.

Menurut sang pelatih, sosok yang paling berbahaya di Madrid justru jatuh pada Luka Modric. Menurutnya, Modric saat ini masih menjadi pemain terbaik di Madrid sehingga butuh penanganan khusus.

“Menurut saya, pemain terbaik di Real Madrid bukanlah Karim Benzema atau Vinicius, namun yang paling berbahaya adalah Luka Modric. Ia adalah sosok yang menentukan semuanya di Madrid,” buka Simeone kepada pihak Marca.

Selain Luka Modric, masih ada satu nama yang menjadi concern dari sang pelatih, ia adalah Thibaut Courtois. Sang kiper sendiri merupakan mantan penjaga gawang Atletico Madrid, oleh karena itu ia paham betul seperti apa potensi yang ada didalam diri Thibaut Courtois.

“Dia pernah berada disini, dan saya tahu betul pemain seperti apa dia ( Thibaut Courtois ). Saya tidak perlu menempatkan diri sebagai orang lain untuk bisa memahami apa yang ada di Madrid saat ini.”

“Courtois adalah pemain yang fantastis. Sudah banyak penyelamatan yang ia lakukan di depan gawang. Sekarang ia bermain untuk klub yang hebat dan sedang menikmati masa emas karirnya bersama Madrid,” tutup Simeone.

Fakta Unik Dari Pertandingan El Clasico

El Clasico yang menjadi leg pertama semi final Copa del Rey berakhir tanpa adanya pemenang. Paslanya pertandingan tersebut berakhir dengan skorĀ  1 – 1.

Sebenarnya Madrid mampu memimpin laga lebih dulu pada menit keenam melalui gol yang dicetak oleh Lucas Vazquez, namun Barcelona berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke 57 melalui aksi Malcom.

Sayangnya terlihat dengan sangat jelas performa yang ditunjukkan Barcelona pada pertandingan tersebut tidak “menggigit”. Tentu hal ini berkaitan dengan tidak dimainkannya Messi sejak pertandingan dimulai. Ernesto Valverde memutuskan untuk memasukkan Messi pada menit ke 63.

Berbeda dengan performa Real Madrid yang justru terlihat solid pada pertandingan tersebut. Seperti yang kita tahu, Karim Benzema sempat diragukan oleh para fans, namun pada pertandingan ini ia mampu membuktikan kualitasnya.

Namun ada satu kesalahan fatal yang perlu diperbaiki oleh Madrid, yakni kesalahan Keylor Navas pada menit ke 57 dimana kesalahan tersebut berbuah pahit bagi Madrid. Pasalnya kesalahan tersebut membuka peluang emas bagi Barcelona untuk menyamakan kedudukan. Benar saja, peluang tersebut langsung dimaksimalkan oleh Malcom, gol penyamakedudukan pun tercipta.

Tampaknya Gareth Bale yang digadang-gadang akan menggantikan posisi Ronaldo juga terlihat meragukan. Ia bahkan memulai pertandingan ini dari bangku cadangan. Melihat hal ini banyak spekulasi yang muncul terkait masa depannya di Madrid.

Seharusnya dalam laga sebesar El Clasico, Gareth Bale setidaknya harus dimainkan. Namun keputusan pelatih tampaknya merupakan sinyal yang diberikan bagi Bale untuk segera hengkang dari Madrid.

Collymore Beri Saran Tuk Jual Eden Hazard

Mantan penggawa Liverpoo, Stan Collymore memberikan saran kepada Chelsea untuk menjual Eden Hazard pada musim panas ini. Collymore berpendapat bahwa dengan menjual Hazard, maka ruang ganti Chelsea akan terlihat lebih baik.

Hazard sendiri diboyong dari Lille pada tahun 2012 silam. Kala itu Hazard dapat menembus tim utama dan menjadi pilar penting bagi Chelsea.

Ia juga menjadi bintang pada pertandingan melawan Huddersfield pada pekan lalu dimana Chelsea berhasil menang dengan skor 5 – 0. Hazard berhasil menorehkan dua gol pada laga tersebut.

Hazard sudah berhasil menyarangkan 15 gol dari 31 penampilannya bersama Chelsea. Namun kita tidak bisa menampik bahwa ada hasrat besar pada diri sang pemain untuk bergabung bersama Real Madrid.

Meski permainan Hazard terbilang impresif, namun Collymore merasa sudah saatnya Hazard meninggalkan Chelsea. Hal ini dilakukan demi kebaikan Chelsea.

“Eden Hazard lebih baik meninggalkan Chelsea,” buka Collymore kepada pihak The Mirror.

“Memang tidak ada masalah dengan dirinya, tapi menurutku sudah saatnya Chelsea melepaskannya.”

“Kehilangan pemain seperti Hazard memang akan berdampak, tapi dengan dana 150 juta pounds, rasanya klub bisa mencari pemain lain dan mendapatkan opsi yang lebih menarik.”

Selain Hazard, ada beberapa nama yang juga disebutkan oleh Collymore, mereka adalah Danny Drinkwater, Pedro, Willian, dan Luiz. Menurutnya kehilangan pemain tersebut justru dapat memberikan opsi baru bagi Chelsea.

Hazard Layangkan Pujian Bagi Higuain

Eden Hazard baru saja melayangkan pujiannya kepada Gonzalo Higuain. Seperti yang kita tahu, Hazard dan Higuain merupakan bintang utama pada pertandingan Chelsea melawan Huddersfield. Pada pertandingan itu, Chelsea berhasil keluar sebagai pemenangan dengan skor telak 5 -0.

Hazard dan Higuain masing-masing menyumbangkan dua gol pada laga tersebut. Pertandingan tersebut merupakan laga yang sangat krusial bagi Chelsea. Pasalnya laga tersebut merupakan pembuktian Chelsea atas segala keraguan fans terkait performa mereka yang buruk pada pertandingan melawan Bournemouth. Masih ingat bukan kekalahan telak 0 – 4 Chelsea atas Bournemouth ?

Gol Higuain pada laga itu merupakan gol perdananya semenjak bergabung dengan Chelsea. Hazard lantas mengatakan bahwa proses adaptasi Higuain di Inggris terbilang cepat.

“Kami sudah bekerja keras, Higuain adalah pemain baru, tapi ia bisa dengan cepat beradaptasi dan paham apa yang diinginkan oleh pelatih,” buka Hazard kepada pihak Daily Star.

“Higuain adalah pemain yang hebat, ia mampu mencetak banyak gol. Permainan di Inggris berbeda dengan Spanyol dan Italia, tapi ia bisa membuktikan kualitasnya disini.”

“Ketika kami kalah, maka kami harus menang di pertandingan berikutnya. Itu yang selalu saya ucapkan kepada tim. Kami berhasil membuktikan kualitas kami hari ini. Kami memainkan permainan yang luar biasa.”

“Kami kalah melawan Bournemouth, tapi kami berhasil kembali bangkit dan kami berhasil meraih kemenangan besar hari ini. Kami akan terus mempertahankannya.”

Gallas: Chelsea Harusnya Rekrut Griezmann Ketimbang Higuain !

Mantan penggawa Chelsea, William Gallas sedikit menyesal dengan keputusan manajemen Chelsea untuk mendatangkan Gonzalo Higuain. Menurutnya, pemain yang seharusnya didatangkan ke Chelsea adalah Antoine Griezmann.

Chelsea resmi mendatangkan Gonzalo Higuain dengan status pemain pinjaman dari Juventus. Namun pada akhir musim ini, mereka memiliki kesempatan untuk merekrut Higuain secara permanen.

Seperti yang kita tahu, Higuain gagal menunjukkan performa yang apik bersama Juventus. Pada pertandingan melawan Bournemouth, ia dijadikan pemain starter, namun tidak ada satupun tembakan yang tepat sasaran pada pertandingan tersebut.

Gallas menekankan bahwa Chelsea seharusnya mendatangkan Griezmann ketimbang harus merekrut Higuain. Menurutnya Griezmann adalah salah satu pemain terbaik di dunia tuk saat ini.

Bahkan Gallas tidak segan melayangkan pujian bagi performa yang ditunjukkan oleh Griezmann. Gallas sangat yakin jika Chelsea merekrut Griezmann, maka ia akan memberikan dampak yang sangat besar saat bertanding melawan Bournemouth.

“Ia memiliki kualitas dan saya yakin ia bisa menggoyangkan jantung pertahanan lawan. Saya sangat berharap ia bisa bermain di Premier League bersama Chelsea.”

“Gallas memiliki cara bermain yang sangat terkontrol, ia sangat sabar dalam menyusun serangan. Ia dapat bermain secara konsisten dan menemukan peluang yang tepat untuk mencetak angka.”

“Saya yakin ia dapat menjadi pemain yang sempurna bagi Chelsea.”

Sejak awal musim ini bersama Atletico Madrid, Griezmann sudah menyarangkan 16 gol dan 9 assist di semua kompetisi.